gubernur dki jakarta, joko widodo (jokowi), pada jumat memenuhi panggilan daripada komisi nasional hak asasi manusia (komnas ham) untuk memberikan keterangan tenntang masyarakat waduk pluit dan menolak dipindahkan ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa).
ini saya datang. 2012 mau datang tapi datanya belum ada. sekarang saja datanya masih banyak yang kurang, kata jokowi di kantor komnas ham dalam jalan latuharhary, jakarta.
ketua komnas ham nur laila serta komisioner komnas ham sub komisi pemantauan dan penyelidikan, siane indriani menerima jokowi tiba pada kantor komnas ham.
jokowi yang tiba pada kantor komnas ham sekitar jam 09.15 wib langsung menjalankan data juga membeberkan data yang dia sediakan terkait pemindahan masyarakat yang bermukim pada kurang lebih waduk pluit.
Informasi Lainnya:
menurut dia, hingga sekarang properti susun dan sudah siap dimanfaatkan agar relokasi penduduk pluit merupakan rusun marunda, rusun pinus juga rusun cakung.
kalau dan ada di sekitar itu, banyak dua lokasi yakni rusun muara baru, luar batang. namun memang belum siap, ujarnya.
ia serta menunjukan kiranya penduduk yang meminta properti di waduk pluit bisa meminta rumah susun dan sudah dilengkapi dengan furnitur juga perangkat rumah tangga melalui biaya rp150 ribu per bulan.
nanti ada tv, kulkas, kompor, meja dan kursi makan, katanya.